Rabu, 04 Februari 2009

Kadar Aremania

 Kalau ayas,sampai sejauh ini ayas tak pernah merasa diri PALING AREMANIA.Soal KADAR,biarlah orang lain yang menilai diri kita.Ayas nggak pernah ambil pusing soal yang ini,yang penting berusaha untuk selalu menonton langsung Arema main.Kecuali kalau berhalangan,misal sedang sakit.
Tour kemanapun ayas berusaha ikut,meski dibeli-belani utang.

Kalau kita bicara AREMA,kita ibaratkan saja sebagai sebuah faham atau "agama" kedua.Seperti halnya penganut agama,ada yang kadarnya kuat ada yang kadarnya kecil.Ada yang rajin sholat,ada yang sering bolong sholat,ada yang sholat cuma Jum'atan atu Idul Fitri thok,dsb.Ada yang rajin mencari2 kesalahan umat agama lain,ada yang senang mendebat agama lain meski ia tak pernah sholat,ada yang rajin sholat dan nggak pernah memusingkan agama orang lain,ada yang nggak pernah sholat tapi toleran terhadap agama lain,dll.

Begitu pun,AREMANIA sebagai "umat"nya AREMA.
Ada yang merasa cukup menonton lewat TV,mendengarkan lewat radio,ada yang mengharuskan diri selalu datang ke stadion,ada yang rajin ke stadion dn mneghujat "umat" alias kelompok suporter lain,ada yang selalu membanggakan Arema meski jarang sekali nonton langsung atau lewat TV,ada yang tak pernah menonton pertandingan tapi cukup rajin mencela-cela suporter lain,dsb.

Selama seseorang memiliki rasa suka atau cinta terhadp AREMA,ayas kira mereka adalah AREMANIA,tak peduli seberapa besar kadarnya,entah 10,25,40,atau 80%.Umpamanya,selama ia bersyahadat dan menyatakan diri sebagai orang Islam,maka ia sah disebut sebagai orang ISLAM,tak peduli berapapun kadarnya.Tak peduli ia sholat atau tidak.
Jangan pula mencap orang KATOLIK palsu,hanya karena ia tak pernah ke gereja untuk beribadah.

Perbedaan itu wajar,justru memang disengaja oleh Sang Pencipta,biar hidup ini rame,lalu manusia berpikir dan berinteraksi.

Hanya satu yang tampaknya kita camkan dalam hati,"Jangan merasa diri paling Aremania"
Kita2 masih muda,kontribusi belum seberapa dibandingkan pengorbanan dan jerih payah Aremania terdahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar